Iklan

Iklan

Peserta SPPI Novia Rahmadhani Sihotang Meninggal Saat Latsarmil di Jakarta, Kemhan Ungkap Penyebabnya

Redaksi
Rabu, 24 Juni 2026
Last Updated 2026-06-25T02:31:46Z
Menyoroti insiden wafatnya peserta latsarmil Kopdes-KNMP di Jakarta, Novia Rahmadhani. (IG/@lubis_lily-@kualimerahputih)

SIBERSATU.CO, JAKARTA – Kabar duka datang dari Program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) Tahun 2026. Salah satu peserta calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), Novia Rahmadhani Sihotang, dilaporkan meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) di Jakarta.


Novia diketahui mengikuti pendidikan Latsarmil bagi calon pengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.


Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo, membenarkan kabar tersebut dalam keterangan resminya yang disampaikan pada Rabu (24/6/2026).


“Benar, Kemhan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang,” ujar Rico.


Menurutnya, Novia mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pendidikan Latsarmil pada Senin (22/6/2026). Setelah kondisi kesehatannya menurun, yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Dr. Esnawan Antariksa.


Namun, meski telah mendapat perawatan intensif, kondisi Novia terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026).


“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB),” kata Rico.


Kemhan Pastikan Peserta Telah Menjalani Tes Kesehatan


Rico menjelaskan bahwa sebelum mengikuti pendidikan, seluruh peserta telah menjalani proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kesiapan fisik mereka.


Ia juga menegaskan bahwa pihak penyelenggara telah memberikan penanganan medis sesuai prosedur terhadap peserta yang mengalami gangguan kesehatan selama masa pendidikan berlangsung.


Sebagai tindak lanjut atas peristiwa tersebut, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan pihak penyelenggara pendidikan tengah melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan kesehatan peserta.


“Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan kesehatan peserta guna memastikan keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program,” jelasnya.


Jenazah Dipulangkan ke Padangsidimpuan


Setelah meninggal dunia, jenazah Novia dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.


Jenazah tiba pada Rabu (24/6/2026) dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simarsayang.


Kepergian Novia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya.


Salah satu unggahan di media sosial Instagram yang beredar pada Kamis (25/6/2026) memperlihatkan suasana saat pihak keluarga menerima kepulangan jenazah Novia.


“Selamat jalan, Novia. Semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis unggahan tersebut.


Peristiwa ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pengawasan kondisi kesehatan peserta selama mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang bersifat intensif. (*)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan

Iklan
BREAKING NEWS