Iklan

Iklan

Viral Dugaan Malpraktik di RSUD AWS Samarinda, Kasus Pasien Jantung Jadi Sorotan Warganet

Redaksi
Sabtu, 30 Mei 2026
Last Updated 2026-05-30T16:58:15Z

Menyoroti dugaan kasus malpraktik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda terhadap pasien rawat jantung hingga bayi berusia 3 bulan. (Dok. RSUD AWS Samarinda)
SIBERSATU.CO – Dugaan malpraktik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda tengah menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.


Sorotan tersebut mengarah pada dugaan kelalaian medis yang dialami seorang pasien jantung berinisial EW (63). Kasus ini menjadi viral setelah beredar unggahan di media sosial yang mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran prosedur medis saat pasien menjalani tindakan perawatan jantung.


Berdasarkan unggahan akun Instagram @kaltimfolks pada Sabtu (30/5/2026), tim medis RSUD AWS diduga melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur sehingga menyebabkan kondisi pasien memburuk.


Dalam unggahan tersebut disebutkan adanya dugaan pemasangan ring (stent) baru yang tidak sesuai ukuran dan diduga mengenai dua ring lama yang sebelumnya telah terpasang pada tubuh pasien.


Selain itu, muncul pula klaim bahwa terdapat kawat sepanjang sekitar 2 sentimeter yang diduga terputus dan tertinggal di dalam jantung pasien setelah tindakan medis dilakukan.


Pihak keluarga disebut tidak menerima informasi mengenai temuan tersebut pascaoperasi. Namun, hingga kini klaim tersebut masih menjadi bagian dari laporan dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak rumah sakit.


Dugaan Kejanggalan Terungkap Saat Pasien Dirujuk ke Singapura


Dalam unggahan yang sama, disebutkan bahwa sejumlah temuan baru terungkap setelah pasien menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Mount Elizabeth Novena, Singapura.


Menurut narasi yang beredar, tim dokter di rumah sakit tersebut menemukan adanya kawat yang diduga tertinggal dan menyebabkan penyumbatan signifikan terhadap aliran darah menuju jantung pasien.


Kasus ini kemudian memicu reaksi luas dari warganet. Banyak pengguna media sosial meminta agar dugaan malpraktik tersebut diusut secara menyeluruh dan transparan.


Kolom komentar akun media sosial resmi RSUD AWS Samarinda pun dipenuhi berbagai tanggapan dari masyarakat yang meminta klarifikasi dan penjelasan terkait kasus tersebut.


RSUD AWS Pernah Disorot dalam Dugaan Kelalaian Medis Lain


Di tengah viralnya kasus dugaan malpraktik pasien jantung tersebut, publik kembali mengingat kasus lain yang sebelumnya juga menyeret nama RSUD AWS Samarinda.


Pada awal April 2026, rumah sakit tersebut sempat menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan kelalaian medis yang menyebabkan tangan seorang bayi berusia tiga bulan mengalami pembengkakan dan perubahan warna setelah pemasangan infus.


Saat itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap laporan yang diterima.


“Kami sedang menghimpun informasi dan mendalami kejadian tersebut,” ujar Mualimin di Samarinda, Rabu (1/4/2026).


Menurutnya, laporan awal diterima dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak yang menyampaikan adanya dugaan komplikasi pada area bekas pemasangan infus.


Mualimin menegaskan bahwa setiap kejadian tidak diinginkan dalam pelayanan kesehatan harus segera dievaluasi secara menyeluruh guna meningkatkan mutu layanan rumah sakit.


Ia juga mengingatkan pentingnya langkah mitigasi yang cepat dan tepat agar permasalahan serupa tidak berkembang menjadi sengketa hukum maupun menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.


Belum Ada Pernyataan Resmi


Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya dugaan malpraktik yang ramai diperbincangkan di media sosial.


Demikian pula otoritas terkait masih belum menyampaikan hasil pemeriksaan atau kesimpulan resmi mengenai dugaan pelanggaran medis yang dituduhkan dalam kasus tersebut.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan

Iklan
BREAKING NEWS