Iklan

Iklan

Kronologi 8 Pelajar Hanyut di Sungai Kemaceak Bengkulu, 3 Meninggal Dunia Usai Air Bah Mendadak

Redaksi
Senin, 04 Mei 2026
Last Updated 2026-05-05T01:34:07Z

Kondisi Sungai Kemaceak, Bengkulu yang meluap dan menghanyutkan 8 pelajar SMAN 1 Lebong. (Instagram/bengkuinfo - curup_kito)

SIBERSATU.CO — Peristiwa tragis terjadi di Sungai Kemaceak, Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu, pada Senin sore (4/5/2026). Sebanyak delapan pelajar dilaporkan hanyut akibat air bah yang datang secara tiba-tiba saat debit sungai meningkat drastis.


Kejadian tersebut menjadi perhatian publik setelah video insiden itu viral di media sosial, memperlihatkan detik-detik kepanikan para pelajar saat arus sungai mendadak deras.


Kronologi Kejadian


Informasi yang dihimpun menyebutkan, para pelajar dari SMA Negeri 1 Lebong awalnya tengah berwisata ke kawasan air terjun Kemaceak. Mereka diketahui bermain air di sekitar sungai sebelum tiba-tiba datang arus deras dari hulu.


Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani, mengatakan air bah diduga terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu.


“Saat para pelajar mandi, tiba-tiba datang air bah dari atas dan mereka terseret arus,” ujarnya saat memimpin proses pencarian.


Dalam video yang beredar, terdengar teriakan panik para pelajar yang mencoba menyelamatkan diri. Salah satu korban bahkan terlihat bertahan dengan berpegangan pada batang pohon di tengah arus deras.


Kondisi Sungai Berisiko Tinggi


Warga setempat menyebutkan, Sungai Kemaceak memang kerap mengalami peningkatan debit air secara tiba-tiba, terutama saat hujan turun di kawasan pegunungan.


Selain itu, kondisi sungai yang dipenuhi batu-batu besar membuat arus semakin kuat dan berbahaya bagi aktivitas wisata.


Air sungai yang keruh kecokelatan dalam video juga menandakan tingginya debit dan kuatnya arus saat kejadian berlangsung.


Tiga Korban Meninggal Dunia


Dari total 11 pelajar yang berada di lokasi, delapan orang sempat hanyut terbawa arus. Tim gabungan melakukan pencarian hingga malam hari.


Seluruh korban berhasil ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, tiga pelajar dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka dan kelelahan.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Syaprul, membenarkan jumlah korban meninggal dunia.


“Korban yang meninggal dunia berinisial L, VR, dan FR,” ujarnya.


Seluruh korban sempat dibawa ke RSUD Lebong sebelum akhirnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Imbauan Kewaspadaan


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama di musim hujan.


Pihak berwenang mengimbau agar wisatawan tidak berenang atau bermain air di sungai yang berpotensi mengalami banjir mendadak.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan

Iklan
BREAKING NEWS