Iklan

Iklan

Alasan Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat Terungkap: Cemas Sapi Virtual Kelaparan

Redaksi
Selasa, 19 Mei 2026
Last Updated 2026-05-20T01:39:15Z
Menyoroti alasan menohok di balik skandal anggota DPRD Jember, Achmad Syahri main gim saat rapat.  (IG/@jogjastudent)

SIBERSATU.CO, JEMBER – Kasus anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri, yang kedapatan asyik bermain game saat rapat resmi masih menjadi perbincangan panas. Terbaru, terungkap alasan mengejutkan di balik tindakan tersebut: ia mengaku khawatir dengan "sapi virtual" di dalam game miliknya yang belum diberi makan.


Peristiwa ini terjadi saat Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, dan 15 puskesmas pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, Syahri tak hanya bermain game, namun juga tertangkap kamera sedang memegang rokok.


Pengakuan Mengejutkan: Bukan Sapi Betulan


Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengungkapkan alasan tersebut setelah pihaknya menjatuhkan sanksi teguran keras kepada Syahri.


"Iya, rapatnya mulai jam 10.00 pagi sampai jam 14.00 siang. Terus, jam 13.00 itu dia mengaku, 'Saya lupa belum memberi makan sapi saya'," tutur Hanan menirukan pengakuan Syahri, Selasa (19/5/2026).


Hanan menegaskan bahwa yang dimaksud Syahri bukanlah hewan ternak sungguhan, melainkan karakter sapi dalam game yang sedang ia mainkan. "Maksudnya bukan sapi betulan, tapi sapi mainan (virtual) di dalam game," jelasnya.


Pejabat Publik Diminta Prioritaskan Kepentingan Warga


Tindakan Syahri dinilai tidak etis bagi seorang pejabat publik yang sedang membahas urusan masyarakat. Hanan menegaskan bahwa setiap anggota dewan wajib memprioritaskan kepentingan warga ketimbang urusan pribadi.


Pihak Fraksi Gerindra telah melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Kami melakukan evaluasi bersama. Tidak ada ruang untuk kesalahan yang sama ke depan. Jika ada kesalahan lagi, tentu dengan sanksi lebih berat, bisa sampai pemecatan," tegas Hanan.


Sempat Mengaku Khilaf dan Minta Maaf


Sebelumnya, Syahri telah menjalani sidang di Majelis Kehormatan Partai Gerindra di Jakarta Selatan, Jumat (15/5/2026). Di hadapan awak media, ia menyampaikan permohonan maaf atas perilakunya yang dinilai kurang pantas tersebut.


"Saya menyesal. Mungkin ada salah, saya mohon maaf. Khilaf saja saya sebagai manusia biasa," ujar Syahri. Ia pun memastikan bahwa dirinya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari.


Kasus ini menjadi pengingat bagi para pejabat publik untuk tetap menjaga profesionalisme dan etika saat menjalankan tugas kedewanan demi kepentingan rakyat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan

Iklan
BREAKING NEWS