SIBERSATU.CO, PADANG – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pariaman, Rido Lifbestari, menghadiri agenda Halal Bihalal dan Silaturahmi BPC HIPMI se-Sumatera Barat yang digelar pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pengurus HIPMI di tingkat daerah hingga nasional.
Kehadiran Rido sebagai representasi pengusaha muda dari Kota Pariaman menegaskan komitmen daerah dalam membangun kolaborasi berkelanjutan bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) dan Badan Pengurus Pusat (BPP).
Penguatan Komunikasi Jadi Kunci
Dalam forum tersebut, Rido Lifbestari menekankan pentingnya penyelarasan visi dan komunikasi yang efektif antara Badan Pengurus Cabang (BPC) dan BPD HIPMI. Menurutnya, koordinasi yang solid akan memastikan program organisasi dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha di daerah.
“Melalui momentum halal bihalal ini, kami berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara pengurus BPC dan BPD HIPMI Sumatera Barat, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pengusaha di daerah,” ujar Rido.
Kehadiran Tokoh Nasional Dorong Optimisme
Acara ini juga dihadiri oleh Anthony Leong, calon Ketua Umum BPP HIPMI Indonesia. Kehadiran figur nasional tersebut dinilai memberikan energi baru bagi pengembangan ekonomi regional, khususnya di Sumatera Barat.
Rido menyebut, partisipasi aktif tokoh nasional dalam agenda daerah menjadi sinyal positif bagi percepatan pertumbuhan ekonomi dan perluasan jaringan bisnis di tingkat lokal.
Momentum Strategis untuk Ekonomi 2026
Sebagai Ketua HIPMI Kota Pariaman, Rido Lifbestari terus mendorong agar anggota HIPMI di tingkat cabang memperoleh akses lebih luas terhadap informasi, peluang bisnis, serta jejaring nasional.
Ia berharap kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi titik awal penguatan gerakan ekonomi daerah yang lebih masif sepanjang tahun 2026.
Dengan kolaborasi yang semakin erat antar pengurus dan dukungan dari tingkat pusat, HIPMI Sumatera Barat optimistis mampu berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kewirausahaan muda.



